Film I am Hope : Akan Selalu Ada Harapan

wwwwaaa

Apakah kita pernah tahu persis apa yang akan terjadi pada hidup kita satu detik ke depan?  Atau, apakah sesuatu yang telah direncanakan dan tetapkan untuk hari esok pasti terlaksana persis seperti yang kita idamkan? Jawabannya, tidak. Kita tidak pernah tahu persis apa yang terjadi satu detik ke depan. Pun, kita tidak tahu hari esok akan menjadi seperti apa. Pernahkah berpikir, kenapa hal yang belum terjadi tidak pernah bisa kita lihat? Menurut saya, itu terjadi agar kita mempunyai harapan. Harapan yang mendorong kita mengusahakan sesuatu untuk mewujudkan harapan itu. Harapan-harapan baik bentuk keyakinan kita kepada Tuhan, seburuk apapun kondisi kita.

Semua orang berhak memiliki harapan. Ya, semua orang tanpa terkecuali. Entah itu orang kaya atau miskin. Entah mereka yang sedang berbahagia, pun mereka yang sedang menderita. Nah, harapan-harapan itu seperti tanaman, bisa tumbuh subur jika dirawat dan disiram dengan baik. Pun, harapan juga bisa mati jika tak ada yang peduli. Jika harapan mati, maka dipastikan kehidupan pun akan lenyap. Karena hidup adalah implementasi dari setiap tindakan yang didasarkan pada pengharapan.

Pernahkah kita mendengar penyataan seperti, “Hidupnya sudah tidak akan lama lagi”. Atau, “Dia akan hidup paling lama dua bulan lagi”. Pernyataan yang biasa terlontar pada penderita penyakit yang berbahaya, misalnya kanker. Bukankah pernyataan seperti itu membuat para penderitanya menjadi mempunyai harapan kecil. Atau bahkan membuat mereka hilang harapan. Sedangkan, orang tanpa penyakit saja jika digempur banyak masalah hidup, bisa menyerah. Apalagi mereka yang berpenyakit? Apalagi penyakit itu datang di tengah banyaknya masalah hidup yang lain, bagaimana mereka bisa masih berharap?

Nah, Film I Am Hope, dalam teaser-nya bercerita tentang betapa harapan bisa menguatkan seseorang. Dialah Mia, gadis pengidap kanker yang berharap bisa mewujudkan sebuah pertunjukan teater. Ia berusaha keras melawan penyakit demi mimpinya itu. Sembari melakukan pengobatan, gadis 23 tahun itu mengunjungi Production House untuk menawarkan naskahnya kepada produser. Namun sayang, usahanya belum berhasil. Sampai suatu hari Mia dipertemukan dengan seseorang yang membuatnya jatuh hati, David. Tidak hanya membuat Mia bahagia karena menghadirkan cinta, David pun kekeh membantu Mia mewujudkan mimpinya.

Sampai akhirnya David menemukan produser yang bersedia membantu Mia mewujudkan mimpi. Dengan jalan yang terbuka, dukungan David, dan semangat dalam dirinya, Mia terus berusaha. Meski akhirnya pada satu titik, ia harus menyerah dan kembali tumbang di tempat tidur rumah sakit. Fisik yang tak sekuat keteguhan hati membuat harapannya kembali memupus. Namun, dukungan orang sekitar membuat Mia bertekad untuk menyelesaikan apa yang telah ia mulai. Dan, setelah operasi pengangkatan sel kankernya, bagaimana kisah Mia akan berakhir? Continue reading

Tips Sukses Menjadi Pengusaha, Pemanah, dan Pendidik (Ala Kausarin Diawan Putri )

 

 

IMG-20160124-WA0002

Bahagia : Puput Memamerkan Hasil Kue Buatannya (Dokumen Pribadi Puput)

Bagi penggemar cup cake, kue, dan coklat di area Malang dan sekitarnya tentunya tidak asing lagi dengan Dhoco. Kepanjangan dari de house of chocholate. Sebuah usaha yang melayani penjualan dan pemesanan kue dan coklat unik nan lezat. Siapa sangka, founder usaha yang ada di Malang dan Surabaya ini adalah gadis muda yang baru berusian 21 tahunan.

Dialah Kausarin Diawan Putri, yang biasa dipanggil Puput dalam kesehariannya. Usaha kue coklat itu, ternyata berawal dari sebuah tugas kuliah saat ia masih duduk di bangku universitas. Tak disangka, keunikan hasil presentasi kue buatannya dalam tugas membuat banyak dosen dan teman sesama mahasiswa tertarik. Jadilah beberapa orang mulai minta dibuatkan kue pada Puput untuk beragam acara. Dari sinilah hingga akhirnya Puput memberanikan diri membuka usaha yang dinamakan de house of chocolate itu.

Perlahan tapi pasti, usaha kue coklatnya mulai dikenal banyak orang. Kecintaannya mengolah coklat yang sudah tertanam sejak kecil membuatnya tidak pernah lelah. Pun, melihat kepuasan pelanggan saat mendapat apa yang diinginkan membuat Puput bahagia. Apalagi kebanyakan kue yang ia kerjakan merupakan kue yang digunakan sebagai pemanis berbagai perayaan. Sehingga, tidak hanya dari segi bisnis, dari segi hati pun ia merasa untung. Untung karena membuat momen ulang tahun, perayaan kelahiran, pernikahan, atau ucapan bahagia lainnya tersampaikan lewat kue buatannya. “Dengan kata lain, saya tidak murni berbisnis tapi juga berbagi kebahagiaan, “ jelas Puput.

IMG-20160124-WA0003

Proses Pembuatan Cup Cake (Dokumen Pribadi Puput)

Tidak hanya mengurusi usaha kue coklat, perempuan yang terkenal kalem ini pun ternyata didapuk oleh KONI Malang sebagai pelatih atlet olahraga memanah. Karena pribadinya yang humble, tak banyak yang tahu bahwa gadis pengguna hijab ini ternyata telah meraih beberapa kejuaraan memanah. Di antaranya, peraih juara I memanah pada Porprov Jatim tahun 2013 kategori beregu. Dan Juara II Porprov tunggal jarak 50 m Jatim tahun 2013. Selain di KONI Malang, Puput pun menularkan ilmu memanahnya di SDN Lowokwaru 3.

Nah, kiprah perempuan alumni Universitas Muhammadiyah Malang itu rupanya tidak berhenti dengan kue coklat dan busur panah saja. Pasalnya, setelah diwisuda di bulan Mei tahun 2015 (kurang dari 4 tahun kuliah), Puput langsung dipercaya sebagai dosen tidak tetap di universitas tempatnya belajar dulu.  Meski setengah tidak percaya, anak kedua dari lima bersaudara ini pun bersyukur atas kesempatan yang diberikan. “Saya lulusnya bulan Mei 2015, setelah resmi diwisuda, tiba-tiba ditawari mengajar di semester baru tahun itu juga,” tuturnya menanggapi interview saya lewat Aplikasi Whatassp. Continue reading

Tarik Tambang : Mainan Masa Kecil yang Mengesankan

judul tarik

Terlahir sebagai bungsu dengan dua kakak laki-laki, membuat masa kecil saya sangat menyenangkan. Kakak selalu menjadikan saya asisten pribadinya dalam hampir setiap permainan yang kami lakukan. Dan berawal dari posisi asisten itu, perlahan tapi pasti saya hampir menguasai semua permainan anak laki-laki seperti layang-layang, main gundu, sepak bola, dan tarik tambang. Meski di beberapa kesempatan saya pun tidak menolak bermain bongkar pasang, atau engklek dengan teman-teman perempuan.

Dari sekian banyak permainan masa kecil, yang paling mengesankan bagi saya adalah tarik tambang. Karena mainan ini yang mengantarkan saya dan tim meraih juara pertama dalam sebuah acara class meeting di sekolah dasar. Juga juga tarik tambang anak di acara 17 Agustusan di kampung. Hal ini membuat saya sebagai komandan tim disegani dan ditakuti. Bahkan sampai saat ini, dalam pertemuan reuni SD, teman-teman masih memanggil saya Bu Pres (Presidennya tarik tambang, hehe).

Jaman dulu sangat jauh berbeda dengan jaman sekarang. Belum banyak game online yang seru dan canggih. Saat saya kecil, mainan Super Mario itu sudah paling bagus. Tapi entah mengapa, saya kurang suka. Jadilah saya menenteng tali tambang yang ada di belakang rumah, kemudian mengumpulkan beberapa tetangga dan mengajak mereka bermain. Tidak hanya teman-teman yang antusias, ibu mereka ternyata senang dan ingin melihat kami bermain. Beda dengan ibu jaman sekarang yang terkadang cemas berlebihan kalau anaknya bermain sedikit ekstrim. Padahal kan sehat. Jaman dulu mah, orang tua pada selow.

aku dan tarik

Mendampingi Siswa dalam Permainan Tarik Tambang 

Nah, setelah berkumpul sekitar 8 lebih anggota, kami segera melipir ke daerah berpasir. Tujuannya, agar badan kami tidak sakit saat tarik-menarik tali. Entah itu di pinggiran pantai atau di pinggiran sungai tempat warga menumpuk pasir hasil tambang. Tidak perlu khawatir dimarahi, para penambang terkadang juga terhibur dengan kedatangan kami. Setelah sampai tempat yang dicari, kami segera membagi tim. Masing-masing 5 orang atau lebih dengan jumlah seimbang. Pun menandai tambang dengan seutas tali rafia berwarna di bagian pas tengah (pas di bagian tali terbagi menjadi dua bagian).

Permainan ini juga bukan sekedar permainan untuk kesenangan. Tapi, di dalamnya juga terkandung banyak pelajaran yang bermanfaat bagi pemain. Berbagai manfaat ini malah saya sadari ketika sudah beranjak dewasa. Saat kecil belum sampai memikirkannya.Yang saya pahami saya senang bermain, entah kalah entah menang. Entah pulang dengan kulit mulus atau dengan sedikit lecet-lecet. Nah, beberapa pelajaran di dalam permainan tarik tambang, di antaranya : Continue reading

Coporn, Generasi Terbaru Popcorn Lezat plus Sehat

nanana copy

            Akhir pekan selalu saja dianggap waktu yang paling tepat untuk jalan-jalan, atau sekedar melewatkan waktu bersama keluarga dan sahabat. Nah, mengisi akhir pekan kali ini saya berencana untuk piknik dengan beberapa kawan. Sayangnya, pagi-pagi sekali gerimis sudah menghujani bumi Pasuruan. Jadilah rencana batal dan berakhir dengan hanya leyeh-leyeh di dalam rumah. Dalam keadaan bête, iseng-iseng saya membuka laptop. Mengobrak-abrik folder untuk menemukan film yang bagus untuk menghibur diri.

Tak sampai sepuluh menit saya menjatuhkan pilihan pada film korea yang seingat saya banyak direkomendasikan teman-teman. Jadilah, akhir pekan kali ini fix saya habiskan dengan menonton film. Persiapan pun saya lakukan, posisi disiapkan, lampu dimatikan agar efek nuansa bioskop mulai terasa. Untuk melengkapi suasana bioskop di kamar, saya mengambil beberapa bungkus popcorn yang ada di dapur. Maklum, selama bulan januari saya memang sengaja menyetok persediaan popcorn. Karena Januari yang identik dengan hujan sehari-hari memang harus diantisipasi. Pasalnya, setiap kali hujan datang, perasaan pengen ngemil juga ikut-ikutan datang.

Ngomong-ngomong masalah cemilan, saya termasuk yang pilih-pilih. Ini bermula dari kesadaran untuk hidup sehat yang tidak lepas dari pola makan sehat. Untungnya saat ini sudah ada yang namanya Coporn, singkatan dari Chocolate Popcorn. Camilan ini sungguh istimewa buat saya. Kenapa? Karena eh karena…

Merupakan Generasi Terbaru Popcorn Manis

Coporn merupakan varian terbaru dari popcorn manis. Kebanyakan di pasaran, popcorn manis yang tersedia hanya varian caramel dan vanila. Nah, Coporn merupakan generasi terbaru yang mengusung tema popcorn dilapisi coklat dengan tiga varian rasa. Variasi rasanya pun unik, yaitu green tea, banana, dan tiramisu.

na

Menghadirkan Sensasi Waw di Lidah Continue reading

 6 Indikasi Seseorang Belum Bisa Move On

6 indikasi

                Kamu yang pernah patah hati, dan tak kunjung mencari pengganti setelahnya, pasti akan  atau malah sudah berkali-kali ditanya oleh temanmu tentang move on. Berondongan pertanyaan seperti “Kamu sudah move on?”, “Kapan move on?”  Atau malah penghakiman sepihak dari orang lain seperti, Kamu belum move on kan?. Pertanyaan iseng bagi mereka ini terkadang berefek baper bagi sebagian orang. Beruntung kalau kita sudah punya jawabannya. Dan celakalah, jika kita sendiri masih bertanya-tanya antara sudah move on atau belum.

So, untuk menjawab keragu-raguan terhadap perasaanmu sendiri, tulisan ini membahas beberapa indikasi seseorang yang belum move on. Indikasi ini bukan hanya diperuntukkan bagi yang masih sendiri. Mereka yang sudah punya pasangan pun, bisa jadi termasuk kategori gagal move on. Nah, loh.., kok bisa? Bisa saja, karena ini kehidupan, bukan drama. Langsung saja, berikut ini beberapa indikasi seseorang yang masih gagal move on:

Reaksi Berlebihan Saat Ditanya tentang Move On

Seseorang yang belum bisa move on cenderung melakukan tindakan kontradiktif dengan apa yang dirasakannya. Jadi sebenarnya belum move on, tapi ngakunya sudah bangetbanget move on. Hal itu bisa dilihat dari kata-katanya saat menjawab pertanyaan. Seperti kalimat, “Ya ampun, masa lalu itu/ Kadaluarsa banget/ Uda lama banget/ Sudah ke laut/atau yang lainnya”.  Tapi jika kata-kata yang keluar itu seperti ada aroma dendam, penuh emosional, dan penghayatan, meski dibumbui tawa renyah. Sudah pasti, yang berkata seperti itu belum bisa move on.

Berbeda dengan jawaban orang yang benar-benar tenang, tanpa penekanan, dan dia lakukan sambil lalu atau tertawa lepas tanpa beban atau benci.  Bukti bahwa perasaannya terhadap si mantan benar-benar telah netral. Bahwa dia telah berdamai dengan masa lalunya.

Kepo Berlebihan

                Indikasi kedua seseorang masih belum move on adalah kepo yang berlebihan. Selalu memantau timeline akun jejaring sosial si mantan. Tidak puas dengan itu, seseorang yang gagal move on ini bertanya kesana-kemari tentang si mantan. Pada teman, rekan kerja, bahkan keluarga si mantan. Dalam stadium yang lebih tinggi, seseorang bisa memata-matai mantannya. Jadilah, kehidupannya hanya berkutat pada si mantan. Akhirnya terus terjebak di tempat yang sama dan menjadi tidak produktif. Alhasil, pekerjaan jadi tidak lancar. Ada juga yang sampai molor skripsinya gara-gara kepo berlebihan ini. Continue reading

5 Benda Impian di Tahun 2016 Ala Lazada Indonesia

Awal tahun selalu saja identik dengan keinginan, harapan, dan target-target yang ingin direalisasikan. Hampir kebanyakan orang menulisnya dalam bentuk resolusi di tahun yang baru. Berharap sebelum pergantian tahun yang akan datang semua harapan dan impian bisa terwujud. Mulai dari keinginan terkait pasangan, pekerjaan, maupun barang impian yang ingin dimiliki.

Saya pun memiliki daftar harapan yang ingin tercapai di tahun 2016 ini. Mulai dari menyelesaikan kuliah Program Profesi Guru (PPG) di bidang karir, aktif di organisasi olahraga lagi setelah setahun fakum, dan memiliki lima benda yang paling saya inginkan. Lima benda yang paling saya inginkan ini tentunya benda yang akan mendukung pekerjaan maupun hobi yang saya miliki.

Nah, benda yang saya ingini ini sangat spesial. Tentunya, benda incaran yang sudah setiap waktu luang saya intip di dunia maya. Maklum, sebagai guru yang hobi nulis ini itu , saya cenderung malas untuk berbelanja di supermarket atau mall. Selain butuh banyak waktu, ribet, dan tidak efisien. Maklumlah, jika perempuan ke toko dan melihat banyak barang, kadang sering lupa diri. Maunya beli ini, eh, malah dapatnya benda itu. Ketika dievaluasi, prioritas yang harusnya terbeli malah diabaikan. Selain itu faktor keamanan juga harus diperhitungkan. Sebagai single yang terbiasa ke mana-mana sendiri, berbelanja di keramaian tidak dianjurkan. Nah, oleh karena itu semua, saya lebih nyaman belanja di toko online.

Berbelanja di toko online tentu lebih efektif, efisien, dan hemat waktu. Pun, tidak perlu berdesak-desakan dengan banyak orang. Nah, lima benda yang ingin saya beli pun kesemuanya berasal dari toko online kepercayaan saya, yaitu Lazada Indonesia. Toko terbesar dan terlengkap yang menjual berbagai brand yang melengkapi keseharian kita, semua-muanya bisa kita beli di sini.  Saya ulangi, semuanya. Mulai dari perlengkapan fashion, gadget, alat elektronik, alat musik, dan sebagainya.Berikut inilah kelima benda ala Lazada yang benar-benar saya ingin miliki di tahun 2016 :

Yamaha Gitar Klasik C-315

gittar

Yamaha Gitar Klasik C-315 (Rp. 750.000 di Lazada Indonesia)

Hobi ngenjrang-ngenjreng yang mulai saya gemari di tahun 2015 ini membuat saya ingin memiliki gitar akustik. Karena selama ini saya belajar gitar dengan modal pinjaman, jadi hasilnya kurang maksimal. Gitar impian saya adalah Yamaha Gitar Klasik C-315. Gitar akustik dengan bahan spruce, agathis, dan nato ini terlihat keren dengan nuansa klasiknya. Skala senar 650 mm, dan senar nilon, merupakan gitar yang sempurna untuk pemula seperti saya. Pun juga bagus untuk pemain yang sudah berpengalaman karena terbuat dari bahan terbaik dengan harga yang terjangkau (Rp. 750.000 di Lazada). Pokoknya, gitar ini cocok untuk latihan dan dirancang untuk pemakaian maksimal.

Dalam berbagai poin, gitar klasik seri C ini menyediakan bahan berkualitas dengan pengerjaan terbaik. Tidak ketinggalan, instrument ini memberikan keseimbangan tonasi yang sangat baik dengan kayu pilihan. Bentuk leher yang tipis dengan lebar kepala fret 52 mm dan ketebalan bodi 94-100 mm terancang sebegitu apik dan nyaman ketika dimainkan. Continue reading

Uniknya  Bakso Ala-Ala Pulau Tagulandang

 

Bakso adalah salah satu makanan yang populer dan hampir disukai semua kalangan di Indonesia. Mulai dari dedek-dedek gemes sampai mami-papi ngehits pastinya doyan makanan berkuah ini. Saking populernya, kita akan mudah menemukan stand-stand penjual bakso di setiap sudut bumi pertiwi.  Namun, di tiap daerah di tanah air, komposisi dan rasa bakso berbeda-beda. Tentunya karena selera lidah tiap-tiap suku di negeri kita pun berbeda. Nah, kali ini saya akan membahas komposisi penyajian bakso ala Pulau Tagulandang. Pulau yang berada di Ujung Utara Provinsi Sulawesi Utara ini menyajikan bakso dengan tampilan dan rasa yang khas.

uniknya bakso

 

Bahan Dasar Bakso

Bakso di pulau ini kebanyakan di buat dari daging ikan. Ikan yang dipakai untuk membuat bakso pun bermacam-macam dari Ikan Deho (biasanya deho putih) sampai Ikan Cakalang. Jarang sekali ditemukan bakso berbahan dasar daging sapi. Alasannya, stok daging sapi hampir tidak ada di pulau ini. Pun kalau ada, kita harus membelinya dari pusat Kota Manado, yang hanya bisa ditempuh dengan kapal laut. Harga daging pun hampir dua kali lipat dari harga di Pulau Jawa. Sehingga, warga sulit menjangkau dan lebih memilih memakai bahan dasar ikan.

Bagi orang yang pertama kali menikmati bakso ikan, pasti merasa aneh. Karena aroma dan rasa ikan akan dominan di mulut. Teksturnya pun lebih lembut saat digigit, ini karena daging ikan tidak berserat seperti halnya daging sapi.

Kuah yang Super Kental

Kalau bakso-bakso di Pulau Jawa identik dengan kuahnya yang bening, maka kuah bakso di Pulau Tagulandang sangat berbeda. Kuahnya berwarna kekuningan, hasil perpaduan banyak bumbu dan daun-daunan. Pun terlihat mengkilat karena minyak yang dicampurkan. Aromanya pun menusuk hidung dan kuat terasa di mulut kita. Continue reading