Perangi ISK Penyebab Anyang-Anyangan Dengan Ekstrak Craberry Prive Uri-Cran

Banyak dari kita yang berpikir bahwa anyang-anyangan adalah masalah sepele. Lantas tidak segera ditindaklanjuti, kebanyakan hanya dibiarkan sampai sembuh dengan sendirinya. Padahal, selain kita sendiri yang nantinya kerepotan karena bolak-balik buang air kecil, kondisi ini bisa perlahan parah.

Dan faktanya, anyang-anyangan sering muncul sebagai gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK). Gangguan ini bisa sangat membahayakan jika tidak diatasi dari awal kemunculannya. Terlebih bagi perempuan, 50% beresiko tinggi terkena gejala penyakit ini. Makanya, bagi kita-kita para perempuan wajib mengerti cara pencegahan gangguan ini.

Infeksi Saluran Kemih Dan Gejalanya

ilustrasi anyang-anyangan

ilustrasi gangguan anyang-anyangan pada perempuan

Pada umumnya, ISK tidak menunjukkan gejala. Namun bagi sebagian orang yang mengalami akan memiliki keinginan buang air kecil terus menerus. Kemudian muncul rasa perih ketika buang air kecil, selanjutnya urine berbau menyengat, dan terasa nyeri di daerah sekitar panggul hingga tempat buang air kecil. Semakin parah, warna urin akan berubah warna menjadi kemerahan sebab bercampur darah. Awalnya merah muda, kemudian menjadi merah terang, dan bisa sepenuhnya merah darah.

Hal Yang Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih (ISK)

uri

Kebiasaan yang bisa memicu gangguan ISK

Gangguan ISK hampir 80% disebabkan oleh bakteri Escherichia coli (E. Coli). Bakteri ini umumnya terdapat pada saluran pencernaan Bakteri E. Coli akan terbuang bersama kotoran manusia. Karenanya bakteri ini kadang berada di sekitar anus. Nah, karena itu pola hidup tidak higienis seperti cara dalam membasuh organ intim, toilet dan air yang tercemar bakteri E. Coli dapat menjadi sarana bakteri tersebut masuk ke dalam saluran kemih untuk kemudian menyebabkan peradangan dan infeksi.

Ini Alasan Mengapa Wanita Lebih Mudah Mengalami ISK Dibanding Pria

Gangguan ISK terdiri dari dua jenis, yaitu infeksi pada kandung kemih (sistitis) dan infeksi pada uretra (urethritis). Dua jenis gangguan tersebut sangat rentan terjadi pada wanita. Hal ini disebakan wanita memiliki jarak antara anus dengan saluran kemih lebih pendek dibandingkan pria. Jarak yang dekat nilah yang membuat perpindahan bakteri E. Coli ke saluran kemih semakin dekat. Saat bakteri ini berkembang biak di sana, maka besar kemungkinan untuk terjadi ISK.

uri cran

Selain bentuk organ tubuh penyebab wanita lebih rentan adalah akivitas secara seksual, menopause (penurunan kadar estrogen memicu perubahan elastisitas kandung kemih dan aliran urine yang memicu pertumbuhan E. Coli), dan penggunaan alat kontrasepsi yang mengandung spemisida dapat mengubah komposisi bakteri E. Coli di bagian intim.

Mencegah Infeksi Saluran Kemih Dengan Ekstrak Cranberry Uri-Cran

Dilansir majalah Anales de Pediatira, sebuah penelitian dari Universitas Granada (Spanyol) dan Kvopio (Finlandia) menemukan bahwa ekstrak Cranberry terbukti dapat memerangi ISK. Sebab zat dalam buah Cranberry dapat melindungi saluran kemih dengan cara mengubah sifat urine menjadi lebih asam, hal ini diketahui dapat secara alami menghambat pertumbuhan bakteri E. Coli. Dengan keberadaan zat proantocyanidin dalam Cranberry juga membuat E. Coli tidak bisa menempel pada sel yang melapisi saluran kemih. Sehingga jelas, orang yang mengonsumsi ekstrak Cranberry lebih aman dari gangguan ISK.

uricran

Cara konsumsi Cranberry bisa dengan dalam bentuk ekstrak, jus, maupun suplemen seperti Uricran. Uri-cran sendiri adalah produk  ekstrak buah Cranberry yang diproduksi Combiphar. Dari pada repot membuat sendiri ekstraknya, lebih simple menggunakan Uri-Cran dalam bentuk kapsul ataupun bubuk yang bisa dilarutkan dalam air.

Jangan sepelehkan anyang-anyangan yang merupakan gejala ISK. Sebab jika dibiarkan berlarut-larut tanpa diobati, bisa jadi hal ini bisa menimbulkan komplikasi yang makin serius seperti gangguan pada ginjal.

 

 

Advertisements

Cukup Mantan Yang Hilang-Hilang, Dan Sinyal Jangan

Jadi gini, postingan satu ini pyur-pyur curhatan tentang kehidupan seseorang. Sebelum masuk pada inti cerita, saya mau kasih tahu kalau di rumah saya, di desa pedalaman Pasuruan ini cuacanya sedang nggak karuan. Yah, begini kalau nasib ada di pedalaman, jadi ya bisa sabar saja. Kecuali nanti saya jadi pemilik salah satu operator telekomunikasi di Indonesia ini, ntar bakalan tuh saya bangun tiang-tiang pemancar sinyal. Biar stok sinyal tumpah ruah ke mana-mana.

Kenapa sinyal di daerah tempat tinggal saya minim banget?

Jadi gini, di tempat saya di bilang pedalaman juga kagak. Dibilang perkotaan juga bukan. Yah, masih ada agrowisata di daerah ini. Ada taman rekreasi keluarga, dan lain sebagainya. Jadi, bukan pedalaman banget kan ya? Lha terus bagaimana kok bisa sinyalnya kagak ada? Bukan kagak ada lho, cuma sinyalnya ada hanya satu operator. Ini saya duga juga karena kebijakan yang disepakati penguasa-penguasa desa jaman bahula. Ntah juga sih saya kurang paham. Yang jelas, di sini cuma ada operator Indosat saja. Dulu, ada tower Telkomsel, tapi ntah kenapa tidak difungsikan lagi. Continue reading

Film I am Hope : Akan Selalu Ada Harapan

wwwwaaa

Apakah kita pernah tahu persis apa yang akan terjadi pada hidup kita satu detik ke depan?  Atau, apakah sesuatu yang telah direncanakan dan tetapkan untuk hari esok pasti terlaksana persis seperti yang kita idamkan? Jawabannya, tidak. Kita tidak pernah tahu persis apa yang terjadi satu detik ke depan. Pun, kita tidak tahu hari esok akan menjadi seperti apa. Pernahkah berpikir, kenapa hal yang belum terjadi tidak pernah bisa kita lihat? Menurut saya, itu terjadi agar kita mempunyai harapan. Harapan yang mendorong kita mengusahakan sesuatu untuk mewujudkan harapan itu. Harapan-harapan baik bentuk keyakinan kita kepada Tuhan, seburuk apapun kondisi kita.

Semua orang berhak memiliki harapan. Ya, semua orang tanpa terkecuali. Entah itu orang kaya atau miskin. Entah mereka yang sedang berbahagia, pun mereka yang sedang menderita. Nah, harapan-harapan itu seperti tanaman, bisa tumbuh subur jika dirawat dan disiram dengan baik. Pun, harapan juga bisa mati jika tak ada yang peduli. Jika harapan mati, maka dipastikan kehidupan pun akan lenyap. Karena hidup adalah implementasi dari setiap tindakan yang didasarkan pada pengharapan.

Pernahkah kita mendengar penyataan seperti, “Hidupnya sudah tidak akan lama lagi”. Atau, “Dia akan hidup paling lama dua bulan lagi”. Pernyataan yang biasa terlontar pada penderita penyakit yang berbahaya, misalnya kanker. Bukankah pernyataan seperti itu membuat para penderitanya menjadi mempunyai harapan kecil. Atau bahkan membuat mereka hilang harapan. Sedangkan, orang tanpa penyakit saja jika digempur banyak masalah hidup, bisa menyerah. Apalagi mereka yang berpenyakit? Apalagi penyakit itu datang di tengah banyaknya masalah hidup yang lain, bagaimana mereka bisa masih berharap?

Nah, Film I Am Hope, dalam teaser-nya bercerita tentang betapa harapan bisa menguatkan seseorang. Dialah Mia, gadis pengidap kanker yang berharap bisa mewujudkan sebuah pertunjukan teater. Ia berusaha keras melawan penyakit demi mimpinya itu. Sembari melakukan pengobatan, gadis 23 tahun itu mengunjungi Production House untuk menawarkan naskahnya kepada produser. Namun sayang, usahanya belum berhasil. Sampai suatu hari Mia dipertemukan dengan seseorang yang membuatnya jatuh hati, David. Tidak hanya membuat Mia bahagia karena menghadirkan cinta, David pun kekeh membantu Mia mewujudkan mimpinya.

Sampai akhirnya David menemukan produser yang bersedia membantu Mia mewujudkan mimpi. Dengan jalan yang terbuka, dukungan David, dan semangat dalam dirinya, Mia terus berusaha. Meski akhirnya pada satu titik, ia harus menyerah dan kembali tumbang di tempat tidur rumah sakit. Fisik yang tak sekuat keteguhan hati membuat harapannya kembali memupus. Namun, dukungan orang sekitar membuat Mia bertekad untuk menyelesaikan apa yang telah ia mulai. Dan, setelah operasi pengangkatan sel kankernya, bagaimana kisah Mia akan berakhir? Continue reading

Tips Sukses Menjadi Pengusaha, Pemanah, dan Pendidik (Ala Kausarin Diawan Putri )

 

 

IMG-20160124-WA0002

Bahagia : Puput Memamerkan Hasil Kue Buatannya (Dokumen Pribadi Puput)

Bagi penggemar cup cake, kue, dan coklat di area Malang dan sekitarnya tentunya tidak asing lagi dengan Dhoco. Kepanjangan dari de house of chocholate. Sebuah usaha yang melayani penjualan dan pemesanan kue dan coklat unik nan lezat. Siapa sangka, founder usaha yang ada di Malang dan Surabaya ini adalah gadis muda yang baru berusian 21 tahunan.

Dialah Kausarin Diawan Putri, yang biasa dipanggil Puput dalam kesehariannya. Usaha kue coklat itu, ternyata berawal dari sebuah tugas kuliah saat ia masih duduk di bangku universitas. Tak disangka, keunikan hasil presentasi kue buatannya dalam tugas membuat banyak dosen dan teman sesama mahasiswa tertarik. Jadilah beberapa orang mulai minta dibuatkan kue pada Puput untuk beragam acara. Dari sinilah hingga akhirnya Puput memberanikan diri membuka usaha yang dinamakan de house of chocolate itu.

Perlahan tapi pasti, usaha kue coklatnya mulai dikenal banyak orang. Kecintaannya mengolah coklat yang sudah tertanam sejak kecil membuatnya tidak pernah lelah. Pun, melihat kepuasan pelanggan saat mendapat apa yang diinginkan membuat Puput bahagia. Apalagi kebanyakan kue yang ia kerjakan merupakan kue yang digunakan sebagai pemanis berbagai perayaan. Sehingga, tidak hanya dari segi bisnis, dari segi hati pun ia merasa untung. Untung karena membuat momen ulang tahun, perayaan kelahiran, pernikahan, atau ucapan bahagia lainnya tersampaikan lewat kue buatannya. “Dengan kata lain, saya tidak murni berbisnis tapi juga berbagi kebahagiaan, “ jelas Puput.

IMG-20160124-WA0003

Proses Pembuatan Cup Cake (Dokumen Pribadi Puput)

Tidak hanya mengurusi usaha kue coklat, perempuan yang terkenal kalem ini pun ternyata didapuk oleh KONI Malang sebagai pelatih atlet olahraga memanah. Karena pribadinya yang humble, tak banyak yang tahu bahwa gadis pengguna hijab ini ternyata telah meraih beberapa kejuaraan memanah. Di antaranya, peraih juara I memanah pada Porprov Jatim tahun 2013 kategori beregu. Dan Juara II Porprov tunggal jarak 50 m Jatim tahun 2013. Selain di KONI Malang, Puput pun menularkan ilmu memanahnya di SDN Lowokwaru 3.

Nah, kiprah perempuan alumni Universitas Muhammadiyah Malang itu rupanya tidak berhenti dengan kue coklat dan busur panah saja. Pasalnya, setelah diwisuda di bulan Mei tahun 2015 (kurang dari 4 tahun kuliah), Puput langsung dipercaya sebagai dosen tidak tetap di universitas tempatnya belajar dulu.  Meski setengah tidak percaya, anak kedua dari lima bersaudara ini pun bersyukur atas kesempatan yang diberikan. “Saya lulusnya bulan Mei 2015, setelah resmi diwisuda, tiba-tiba ditawari mengajar di semester baru tahun itu juga,” tuturnya menanggapi interview saya lewat Aplikasi Whatassp. Continue reading

Tarik Tambang : Mainan Masa Kecil yang Mengesankan

judul tarik

Terlahir sebagai bungsu dengan dua kakak laki-laki, membuat masa kecil saya sangat menyenangkan. Kakak selalu menjadikan saya asisten pribadinya dalam hampir setiap permainan yang kami lakukan. Dan berawal dari posisi asisten itu, perlahan tapi pasti saya hampir menguasai semua permainan anak laki-laki seperti layang-layang, main gundu, sepak bola, dan tarik tambang. Meski di beberapa kesempatan saya pun tidak menolak bermain bongkar pasang, atau engklek dengan teman-teman perempuan.

Dari sekian banyak permainan masa kecil, yang paling mengesankan bagi saya adalah tarik tambang. Karena mainan ini yang mengantarkan saya dan tim meraih juara pertama dalam sebuah acara class meeting di sekolah dasar. Juga juga tarik tambang anak di acara 17 Agustusan di kampung. Hal ini membuat saya sebagai komandan tim disegani dan ditakuti. Bahkan sampai saat ini, dalam pertemuan reuni SD, teman-teman masih memanggil saya Bu Pres (Presidennya tarik tambang, hehe).

Jaman dulu sangat jauh berbeda dengan jaman sekarang. Belum banyak game online yang seru dan canggih. Saat saya kecil, mainan Super Mario itu sudah paling bagus. Tapi entah mengapa, saya kurang suka. Jadilah saya menenteng tali tambang yang ada di belakang rumah, kemudian mengumpulkan beberapa tetangga dan mengajak mereka bermain. Tidak hanya teman-teman yang antusias, ibu mereka ternyata senang dan ingin melihat kami bermain. Beda dengan ibu jaman sekarang yang terkadang cemas berlebihan kalau anaknya bermain sedikit ekstrim. Padahal kan sehat. Jaman dulu mah, orang tua pada selow.

aku dan tarik

Mendampingi Siswa dalam Permainan Tarik Tambang 

Nah, setelah berkumpul sekitar 8 lebih anggota, kami segera melipir ke daerah berpasir. Tujuannya, agar badan kami tidak sakit saat tarik-menarik tali. Entah itu di pinggiran pantai atau di pinggiran sungai tempat warga menumpuk pasir hasil tambang. Tidak perlu khawatir dimarahi, para penambang terkadang juga terhibur dengan kedatangan kami. Setelah sampai tempat yang dicari, kami segera membagi tim. Masing-masing 5 orang atau lebih dengan jumlah seimbang. Pun menandai tambang dengan seutas tali rafia berwarna di bagian pas tengah (pas di bagian tali terbagi menjadi dua bagian).

Permainan ini juga bukan sekedar permainan untuk kesenangan. Tapi, di dalamnya juga terkandung banyak pelajaran yang bermanfaat bagi pemain. Berbagai manfaat ini malah saya sadari ketika sudah beranjak dewasa. Saat kecil belum sampai memikirkannya.Yang saya pahami saya senang bermain, entah kalah entah menang. Entah pulang dengan kulit mulus atau dengan sedikit lecet-lecet. Nah, beberapa pelajaran di dalam permainan tarik tambang, di antaranya : Continue reading

Coporn, Generasi Terbaru Popcorn Lezat plus Sehat

nanana copy

            Akhir pekan selalu saja dianggap waktu yang paling tepat untuk jalan-jalan, atau sekedar melewatkan waktu bersama keluarga dan sahabat. Nah, mengisi akhir pekan kali ini saya berencana untuk piknik dengan beberapa kawan. Sayangnya, pagi-pagi sekali gerimis sudah menghujani bumi Pasuruan. Jadilah rencana batal dan berakhir dengan hanya leyeh-leyeh di dalam rumah. Dalam keadaan bête, iseng-iseng saya membuka laptop. Mengobrak-abrik folder untuk menemukan film yang bagus untuk menghibur diri.

Tak sampai sepuluh menit saya menjatuhkan pilihan pada film korea yang seingat saya banyak direkomendasikan teman-teman. Jadilah, akhir pekan kali ini fix saya habiskan dengan menonton film. Persiapan pun saya lakukan, posisi disiapkan, lampu dimatikan agar efek nuansa bioskop mulai terasa. Untuk melengkapi suasana bioskop di kamar, saya mengambil beberapa bungkus popcorn yang ada di dapur. Maklum, selama bulan januari saya memang sengaja menyetok persediaan popcorn. Karena Januari yang identik dengan hujan sehari-hari memang harus diantisipasi. Pasalnya, setiap kali hujan datang, perasaan pengen ngemil juga ikut-ikutan datang.

Ngomong-ngomong masalah cemilan, saya termasuk yang pilih-pilih. Ini bermula dari kesadaran untuk hidup sehat yang tidak lepas dari pola makan sehat. Untungnya saat ini sudah ada yang namanya Coporn, singkatan dari Chocolate Popcorn. Camilan ini sungguh istimewa buat saya. Kenapa? Karena eh karena…

Merupakan Generasi Terbaru Popcorn Manis

Coporn merupakan varian terbaru dari popcorn manis. Kebanyakan di pasaran, popcorn manis yang tersedia hanya varian caramel dan vanila. Nah, Coporn merupakan generasi terbaru yang mengusung tema popcorn dilapisi coklat dengan tiga varian rasa. Variasi rasanya pun unik, yaitu green tea, banana, dan tiramisu.

na

Menghadirkan Sensasi Waw di Lidah Continue reading

 6 Indikasi Seseorang Belum Bisa Move On

6 indikasi

                Kamu yang pernah patah hati, dan tak kunjung mencari pengganti setelahnya, pasti akan  atau malah sudah berkali-kali ditanya oleh temanmu tentang move on. Berondongan pertanyaan seperti “Kamu sudah move on?”, “Kapan move on?”  Atau malah penghakiman sepihak dari orang lain seperti, Kamu belum move on kan?. Pertanyaan iseng bagi mereka ini terkadang berefek baper bagi sebagian orang. Beruntung kalau kita sudah punya jawabannya. Dan celakalah, jika kita sendiri masih bertanya-tanya antara sudah move on atau belum.

So, untuk menjawab keragu-raguan terhadap perasaanmu sendiri, tulisan ini membahas beberapa indikasi seseorang yang belum move on. Indikasi ini bukan hanya diperuntukkan bagi yang masih sendiri. Mereka yang sudah punya pasangan pun, bisa jadi termasuk kategori gagal move on. Nah, loh.., kok bisa? Bisa saja, karena ini kehidupan, bukan drama. Langsung saja, berikut ini beberapa indikasi seseorang yang masih gagal move on:

Reaksi Berlebihan Saat Ditanya tentang Move On

Seseorang yang belum bisa move on cenderung melakukan tindakan kontradiktif dengan apa yang dirasakannya. Jadi sebenarnya belum move on, tapi ngakunya sudah bangetbanget move on. Hal itu bisa dilihat dari kata-katanya saat menjawab pertanyaan. Seperti kalimat, “Ya ampun, masa lalu itu/ Kadaluarsa banget/ Uda lama banget/ Sudah ke laut/atau yang lainnya”.  Tapi jika kata-kata yang keluar itu seperti ada aroma dendam, penuh emosional, dan penghayatan, meski dibumbui tawa renyah. Sudah pasti, yang berkata seperti itu belum bisa move on.

Berbeda dengan jawaban orang yang benar-benar tenang, tanpa penekanan, dan dia lakukan sambil lalu atau tertawa lepas tanpa beban atau benci.  Bukti bahwa perasaannya terhadap si mantan benar-benar telah netral. Bahwa dia telah berdamai dengan masa lalunya.

Kepo Berlebihan

                Indikasi kedua seseorang masih belum move on adalah kepo yang berlebihan. Selalu memantau timeline akun jejaring sosial si mantan. Tidak puas dengan itu, seseorang yang gagal move on ini bertanya kesana-kemari tentang si mantan. Pada teman, rekan kerja, bahkan keluarga si mantan. Dalam stadium yang lebih tinggi, seseorang bisa memata-matai mantannya. Jadilah, kehidupannya hanya berkutat pada si mantan. Akhirnya terus terjebak di tempat yang sama dan menjadi tidak produktif. Alhasil, pekerjaan jadi tidak lancar. Ada juga yang sampai molor skripsinya gara-gara kepo berlebihan ini. Continue reading